Kincir Angin Adalah
Kincir Angin Adalah

Pengertian Kincir Angin, Macam, dan Fungsinya

Diposting pada

Kincir Angin Adalah

Pada hakekatnya setiap macam kincir yang menggunakan tenaga angin disebut kincir angin. Arti kincir angin sendiri mmelakat pada sekumpulan bilah yang berputar (sering disebut baling-baling atau layar) yang memutar angin, dan mengubah energi angin menjadi energi pembalik yang dapat digunakan untuk melakukan sesuatu yang berguna. Misal pemanfatan kincir angin ini seperti untuk menggiling jagung, memompa arti air, dan lain-lain.

Setidaknya atas dasar inilah kincir angin merupakan struktur yang digunakan untuk memanfaatkan kekuatan angin termasuk mampu menghasilkan energi listrik.

Kincir Angin

Dalam sejarahnya kekuatan angin pertama kali dimanfaatkan oleh para pelaut, yang mampu memahami daya angkat dan daya angin melalui layar.

Pengetahuan tersebut mengarah pada pengembangan kincir angin tipe layar sumbu vertikal pertama yang digunakan oleh orang Persia dan Cina kuno untuk menggiling biji-bijian dan memompa air. Akan tetapi, tidak ada bukti konkret tentang siapa sebenarnya yang pertama kali menemukan kincir angin, apakah itu orang China atau Persia. Terlepas dari itu, kedua budaya mulai menggunakan teknologi ini sekitar waktu yang sama untuk tujuan yang sama.

Seperti kincir air, kincir angin merupakan salah satu penggerak utama yang menggantikan manusia sebagai sumber tenaga. Penggunaan kincir angin semakin meluas di Eropa dari abad ke-12 hingga awal abad ke-19. Menurunnya penggunaan kincir angin secara perlahan disebabkan karena pengembangan tenaga uap, yang berlangsung selama 100 tahun berikutnya.

Ditinggalkannya penggunaan kincir air yang cepat dimulai setelah Perang Dunia I dengan perkembangan mesin pembakaran internal dan penyebaran tenaga listrik; Sejak saat itu, bagaimanapun, pembangkitan listrik dengan tenaga angin telah menjadi subyek dari lebih banyak eksperimen.

Pengertian Kincir Angin

Kincir angin adalah serangkaian bentuk alat untuk menyadap energi angin dengan menggunakan layar yang dipasang pada poros yang berputar. Layar dipasang pada suatu sudut atau diberi sedikit putaran sehingga gaya angin terhadapnya terbagi menjadi dua komponen, salah satunya, pada bidang layar, memberikan rotasi.

Pengertian Kincir Angin Menurut Para Ahli

Adapun definisi kincir angin menurut para ahli, antara lain:

  1. Simple English Wikipedia

Kincir angin adalah jenis mesin yang berfungsi untuk mengubah energi angin menjadi energi rotasi. Untuk melakukan ini, mesin ini menggunakan baling-baling yang disebut layar atau bilah. Energi yang dihasilkan oleh kincir angin dapat digunakan untuk berbagai keperluan, termasuk menggiling biji-bijian atau rempah-rempah, memompa air dan menggergaji kayu.

Macam Kincir Angin

Ada dua tipe dasar kincir angin berdasarkan sumbu rotasinya, yaitu:

  1. Kincir/Turbin Angin Bersumbu Horizontal

Kincir angin bertubin horizonal adalah turbin yang paling umum digunakan karena kekuatan dan efisiensinya. Basis menara harus sangat kuat, memungkinkan poros rotor dipasang di bagian atas menara yang memungkinkan turbin terkena angin yang lebih kuat.

Dengan bilah turbin yang tegak lurus terhadap angin, putaran bilah dapat menghasilkan tenaga yang lebih besar dibandingkan dengan turbin angin sumbu vertikal.

  1. Kincir atau turbin angin bersumbu vertikal

Turbin angin bersumbu vertikal tidak terlalu terpengaruh oleh perubahan arah angin yang sering dibandingkan dengan turbin angin sumbu horizontal karena bilahnya diputar pada poros rotor yang tegak lurus dengan tanah. Dengan bilah dan poros dipasang dengan cara ini, turbin tidak perlu berputar untuk mengikuti arah angin.

Poros dipasang di dekat permukaan tanah karena kesulitan memasang poros dan komponennya di menara. Keuntungan dipasang di permukaan tanah adalah perawatan turbin lebih mudah dan dapat dipasang di lokasi seperti atap.

Kekurangan dari instalasi turbin ini adalah efisiensinya lebih rendah karena hambatan udara dan kecepatan angin yang lebih rendah dibandingkan dengan kecepatan angin yang lebih tinggi yang ditemui pada ketinggian yang lebih tinggi.

Fungsi Kincir Angin

Fungsi dan manfaat kincir angin, diantaranya yaitu sebagai berikut:

  1. Menghasilkan listrik

Turbin angin dicirikan oleh desain tiga rotor raksasa. Turbin angin jenis ini digunakan untuk menghasilkan tenaga mekanik dan listrik, dengan cara mengubah energi kinetik (energi gerak) menjadi tenaga mekanik. Tenaga mekanik tersebut terhubung ke generator, yang kemudian diubah menjadi energi listrik.

Secara sederhana, kita dapat mengatakan bahwa turbin angin menggunakan angin untuk menghasilkan listrik dan listrik dari turbin angin mengalir melalui jalur distribusi untuk menyediakan listrik ke sekolah, perusahaan, dan rumah-rumah.

  1. Memompa air ke saluran irigasi

Kincir pembuangan sederhana digunakan untuk memompa air ke saluran irigasi. Secara eksklusif, ini ditemukan di provinsi Friesland di Belanda, kincir kecil ini dirancang dengan layar yang dipasang ke sekrup Archimedean di dalam pipa berlubang. Kincir pembuangan sederhana biasanya berada di tempat yang tanahnya sangat berawa.

  1. Menghasilkan energi

Tower mill atau kincir menara adalah kincir angin Eropa yang dibangun di sepanjang pantai laut, menghadap ke laut dan digunakan untuk menghasilkan energi. Layar kincir menara seperti layar kapal. Layar memiliki beberapa tiang yang dipasang pada poros yang berputar dan pertama kali dibangun baik di dalam maupun di lepas pantai dekat Kreta, Italia dan Yunani.

Itulah saja artikel terkait dengan pengertian kincir angin menurut para ahli, jenis, dan manfaatnya yang bisa dirasakan dalam kehidupan sehari-hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *