Contoh Limbah Organik
Contoh Limbah Organik

Contoh Limbah Organik dalam Kehidupan Sehari-hari

Diposting pada

Contoh Limbah Organik

Limbah organik adalah jenis sampah alami yang berasal dari tumbuhan atau bisa juga berasal dari hewan. Limbah ini muncul dalam berbagai bentuk, misalnya saja berbagai benda yang terbuat dari kayu, limbah makanan, limbah hijau, limbah kertas, kotoran, limbah manusia, dan limbah rumah jagal.

Akan tetapi yang pasti sebagian besar berasal dari produk organik dan tidak berbahaya karena memang bersifat alamian. Tapi sebenarnya disisi lain ada bahaya serius yang terkait dengan pembuangannya ke tempat pembuangan sampah. Hal ini akibat kekurangan sifat oksigen, sampah organik mengalami proses dekomposisi anaerobik saat terkubur di TPA. Seiring waktu, semua sampah organik akan membusuk. Pengomposan adalah proses daur ulang yang terkontrol dan dipercepat untuk mendaur ulang bahan organik yang telah membusuk menjadi tanah yang kaya nutris.

Limbah Organik

Limbah organik adalah bahan bekas yang dapat terurai secara hayati dan berasal dari tumbuhan atau hewan. Sampah biodegradable adalah bahan organik yang dapat dipecah menjadi karbondioksida, metana, atau molekul organik sederhana.

Ketika limbah organik dibuang ke tempat pembuangan sampah, maka dalam hal ini akan mengalami dekomposisi anaerobik (karena kekurangan oksigen) dan menghasilkan metana. Saat dilepaskan ke atmosfer, metana 20 kali lebih kuat sebagai gas rumah kaca daripada karbon dioksida.

Oleh karena itulah solusinya ialah dengan mendaur ulang limbah organik yang mampu mengurangi emisi rumah kaca sekaligus melestarikan sumber daya alam.

Jenis Limbah Organik

Pada dasarnya, penghasil limbah organik bisa dibedakan menjadi tiga, yaitu:

  1. Rumah Tangga

Jenis limbah rumah tangga biasanya terdiri dari sisa-sisa makanan, baik yang sudah dimasak maupun yang belum dimasak, dan berbagai macam sampah taman. Seperti potongan rumput atau hiasan dari semak-semak dan pagar tanaman.

Oleh karena itulah lazimnya limbah dapur rumah tangga ini seringkali tercampur dengan bahan non organik seperti kemasan plastik, yang tidak bisa teruraikan untuk dijadikan kompos.

Solusinya ialah dengan memisahkan dari sumbernya masing-maing. Lantaran hal ini membuat daur ulang kedua jenis sampah tersebut jauh lebih mudah. Sampah rumah tangga atau rumah tangga biasanya diproduksi dalam jumlah yang relatif kecil. Di negara berkembang, terdapat kandungan organik yang jauh lebih tinggi dalam limbah domestik.

  1. Diproduksi secara komersial

Limbah yang dimaksud dalam hal ini adalah sampah yang dihasilkan di gedung-gedung kelembagaan dalam sebuah institusi pemerintahan. Seperti sekolah, hotel, dan restoran. Jumlah limbah di sini jauh lebih tinggi dan potensi untuk digunakan bersama dengan usaha skala kecil cukup baik.

Adapun contohnya untuk limbah organik ini antara lain seperti bekas kertas untuk tugas makalah, kertas photocopy, makanan sisa dalam acara tertentu, dan lain sebagainya.

  1. Residu pertanian

Residu pertanian adalah jenis limbah yang tersisa setelah pengolahan tanaman. Misalnya dalam hal ini seperti batang jagung, sekam padi, dedaunan, dan lain-lain. Ada berbagai macam aplikasi untuk limbah pertanian ini, mulai dari pembakaran sederhana dengan api terbuka hingga proses produksi energi kompleks yang menggunakan limbah ini sebagai stok bahan bakar.

Contoh Limbah Organik

Berdasarkan pembagian, berikut ini penjelasan singkat contoh limbah organik yang banyak dihasilkan baik dari rumah tangga, industri, dan kegiatan pertanian dalam kehidupan sehari-hari. Antara lain;

  1. Sisa makanan

limbah organik sisa makanan
sisa makanan

Sisa makanan merupakan limbah yang berasal dari sisa makanan yang kita buang. Misalnya saja seperti sisa nasi atau lauk-pauk yang tidak dihabiskan.

  1. Sisa sayuran

limbah organik sisa sayuran
sisa sayuran

Limbah organik sisa sayuran ini berasal dari berbagai jenis sayuran yang sudah tidak kita gunakan atau memang bagian sayuran yang tidak dapat dimasak sehingga harus dibuang. Misalnya ketika memasak sayur bayam biasanya kita ambil daunnya saja dan batangnya yang bagian atas, sedangkan batang yang dekat dengan akar kita buang.

  1. Duri atau tulang hewan

limbah organik duri ikan
duri ikan

Untuk jenis limbah organik tulang hewan dan duriini berasal dari ikan maupun daging yang kita konsumsi dan kondisi dengan mudah kita temukan dalam berbagai rumah makan, hotel, tempat wisata, dan lain sebagainya.

  1. Buah busuk

limbah organik buah busuk
buah busuk

Buah busuk merupakan salah satu jenis limbah organik yang berasal dari buah-buahan yang telah mengalami pembusukan.

  1. Kulit buah

limbah organik kulit buah
kulit buah

Kulit buah biasanya adalah limbah berasal dari hasil kupasan buah yang kita konsumsi. Misalnya kulit pisang, kulit papaya, kulit mangga, kulit jeruk, dan lain-lain.

  1. Kulit telur

limbah organik kulit telur
kulit telur

Bukan hanya kulit buah tapi kulit telur juga termasuk limbah organik. Tak jarang jenis limbah yang satu ini digunakan untuk membuat prakarya sehingga tidak terbuang sia-sia.

  1. Ampas kopi

limbah organik ampas kopi
ampas kopi

Ampas kopi adalah limbah yang berasal dari kopi yang kita minum. Saat kita meminum kopi dan kopi tersebut telah habis, pada bagian dasar gelas kita akan melihat ampas kopi yang tertinggal

  1. Sobekan kertas

limbah organik kertas
sobekan kertas

Sobkan keras merupakan salah satu jenis limbah yang berasal dari kertas-kerta yang sudah tidak digunakan, baik kerta dari lembaga sekolah, perkantoran, maupun kertas yang seringkali digunakan sebagai pembungkus makanan.

  1. Tisu bekas

tisu bekas
tisu bekas

Tisu bekas juga termasuk limbah organik karena pada dasarnya bahan dasar yang digunakan untuk membuat tisu sama dengan kertas.

  1. Kardus bekas

kardus bekas
kardus bekas

Kardus bekas sama halnya dengan kertas dan tisu, bahan dasar yang digunakan untuk membuat kardus juga berasal dari bubur kertas, sehingga kardus bekas termasuk dalam kategori limbah organik.

  1. Sisa kapas

sisa kapas
sisa kapas

Bukan hanya sisa kertas tapi sisa kapas juga termasuk limbah organik yang biasanya dihasilkan dari bekas pembersihan make up.

  1. Potongan rambut

potongan rambut
potongan rambut

Potongan rambut juga termasuk limbah organik karena tentunya sudah jelas bahwa berasal dari manusia. Limbah yang satu ini biasanya banyaj dihasilkan oleh usaha salon.

  1. Dedaunan

dedaunan
dedaunan

Tentunya kita sudah mengetahui dengan jelas bahwa limbah yang satu ini termasuk limbah organik yang berasal dari tumbuh-tumbuhan yang dapat diguanakan untuk membaut kompos.

  1. Ranting pohon

ranting pohon
ranting pohon

Ranting pohon merupakan limbah organik yang berasal dari pepohonan yang biasanya berjatuhan karena diterpa angin.

  1. Potongan kayu

potongan kayu
potongan kayu

Potongan kayu biasanya dihasilkan dari kegiatan pengolahan kayu yang digunakan untuk membuat bermacam-macam keperluan seperti furnitur, kegiatan tersebut misalnya produk kimia industri mebel.

  1. Rumput liar

limbah organik rumput liar
rumput liar

Jenis limbah organik yang satu ini biasanya hasil penyiangan di kebun atau taman agar petumbumbuhan tanaman tidak terganggu karena adanya rumput-rumput liar tersebut.

  1. Jerami sisa

limbah organik jerami sisa
jerami sisa

Jerami sisa merupakan limbah organik yang berasal dari batang padi yang telah dipanen, yang lama-kelamaan akan mongering.

  1. Tongkol jagung

limbah organik tongkol jagung
tongkol jagung

Bukan hanya batang padi tapi limbah pertanian yang satu ini juga termasuk limbah organik. Hal ini disebabkan tongkol jagung bisa dimanfaatkan sebagai salah satu bahan untuk pembuatan pupuk kompos.

  1. Kotoran hewan

limbah organik kotoran hewan
kotoran hewan

Kotoran hewan merupakan limbah organik yang berasal dari hasil defekasi hewan yang dapat digunakan untuk membuat biogas.

  1. Kulit hewan

limbah organik kulit hewan
kulit hewan

Kulit hewan adalah limbah organik yang berasal dari kulit hewan, misalnya kulit ular yang digunakan untuk keperluan membuat tas.

Nah, demikianlah artikel yang bisa kami uraikan pada segenap pembaca berkenaan dengan berbagai contoh limbah organik dari rumah tangga, industri, dan kegiatan pertanian yang sejatinya sangat mudah ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *