Fungsi Kawat Nikrom
Fungsi Kawat Nikrom

Fungsi Kawat Nikrom dalam Kehidupan Sehari-Hari

Diposting pada

Fungsi Kawat Nikrom

Kawat nikrom yang juga dikenal sebagai nikel krom hakekatnya merupakan perpaduan yang dihasilkan dengan mencampurkan arti nikel, kromium, dan kadang-kadang arti besi. Disisi lain kawat nikrom terkenal karena memiliki ketahanan yang tinggi terhadap panas, korosi, dan oksidasi.

Sehingga sangatlah pantas jikalau menjadikannya kawat nikrom memiliki fungsi untuk sejumlah aplikasi. Dari industri manufaktur hingga pekerjaan hobi semuanya memerlukan nikrom dalam bentuk kawat.

Kawat Nikrom

Kawat nikrom biasaya hadir dalam berbagai produk komersial, kerajinan, dan perkakas. Hal ini tidak terlepas dari beberapa sifat dalam kawat ini,diantaranya yaitu ketahanan panas, korosi, dan oksidasi yang tinggi.

Bahkan berdasarkan sifat yang ada tersebutlah, kawat nikrom di dalam alat laboratorium kimia memiliki sejumlah  campuran terhadap paduan nikel dan krom, sehingga kawat ini memiliki ketahanan yang tinggi lantaran akan senantiasa memanas ketika tegangan tertentu melewatinya.

Fungsi Kawat Nikrom

Kawat nikrom memiliki beragam fungsi, diantaranya yaitu sebagai berikut:

  1. Elemen pemanas

Karena kawat nikrom sangat tahan terhadap energi listrik, oleh karena itulah kawat ini sangat berguna sebagai elemen pemanas pada produk komersial dan peralatan rumah tangga. Disisi lain, kelebihan dalam kawat nikrom terdapat paduan nikel-kromium dengan sifat non-magnetik. Dimana paduan ini juga terkadang memasukkan beberapa bagian pemanfaatan besi sebagai penyusunnya.

  1. Membantu dalam menyalurkan hobi

Karena kawat nikrom adalah elemen pemanas yang efektif, kawat ini sering digunakan dalam hobi dan bentuk seni. Misalnya saja dalam pemanfaatan untuk pembuatan pematung keramik dan pembuat kaca sama-sama menggunakan nikrom.

Bahkan kerapkali dipergunakan sebagai pendukung dalam pekerjaan yang lebih kompleks dan sebagai bagian dari tungku pembakaran. Alasannya karena nikrom dapat menahan suhu tinggi, menggunakan kawat nikrom sebagai kerangka memungkinkan seniman untuk menjaga proyek mereka selama proses pembakaran tanpa takut rusak.

  1. Struktur internal dalam membuat keramik

Kawat nikrom biasanya digunakan pada keramik sebagai struktur pendukung internal untuk membantu beberapa elemen pahatan tanah liat menahan bentuknya saat masih lunak. Kawat nikrom digunakan karena kemampuannya untuk menahan suhu tinggi yang terjadi saat tanah liat dibakar dalam kiln.

  1. Alternatif kawat platina

Kawat nikrom dapat digunakan sebagai alternatif dalam pengganti kawat platina untuk pengujian nyala api dengan cara mewarnai bagian nyala api yang tidak bercahaya untuk mendeteksi kation seperti natrium, kalium, tembaga, kalsium, dan lain-lain.

  1. Aplikasi Khusus

Karakteristik nikrom juga membuatnya berguna dalam produk dan proyek khusus. Kawat nikrom bekerja dengan sangat baik sebagai penyala jarak jauh dan sering digunakan dalam kembang api.

Penjelasan ini tentusaja dapat digunakan di laboratorium untuk mendeteksi keberadaan jejak ikatan logam dalam api, dan rokok elektronik khusus serta alat penguap lainnya sering menggunakan kawat nikrom dalam konstruksinya.

Contoh Penggunaan Kawat Nikrom

Adapun sebagai contoh dalam proses penggunaan kawat nikrom dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya saja;

  1. Penggunaan pemanggang roti

Proses dalam penggunaan kawat nikrom yang dapat dilihat dalam kehidupan sehari-hari, misalnya saja pada penggunaan pemanggang roti.

  1. Pengering rambut

Pengering rambut kerapkali diperlukan bagi seseorang yang memiliki rambut panjang, adapaun untuk penggunaannya gulungan kawat nikrom untuk menghasilkan panas dalam jumlah besar. Hal ini berlaku seperti halnya oven pemanggang roti dan pemanas penyimpanan.

  1. Tungku industri

Furnace yang juga dikenal dalam alat lab sebagai tengu menggunakan kawat nikrom sebagai upaya untuk menyalurkan suhu panas dalam proses pembakarannya.

Itulah saja artikel yang bisa dijelaskan pada semua kalangan berkenaan dengan kegunaan kawat nikrom pada laboratorium dan contohnya dalam kehidupan sehari-hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *