Sifat Kimia Adalah

Pengertian Sifat Kimia, Kegunaan, Jenis, dan Contohnya

Diposting pada

Sifat kimia merupakan sifat dasar yang dimiliki oleh materi, selain sifat kimia suatu materi juga memiliki sifat fisik. Semua sifat dari materi baik kimia maupun fisik bersifat kualitatif dan kuantitatif. Kualitatif berarti tidak bisa diukur seperti warna, bau, dan jenis fasa, sedangkan kuantitatif berarti dapat diukur seperti luas, volume, dan berat.

Sifat kimia tidak dapat ditentukan secara kasat mata atau hanya dengan melihat saja, namun diperlukan mempelajari struktur internal dari suatu zat untuk menentukan bagaimana sifat kimia materi tersebut. Dalam artikel ini akan dibahas mengenai pengertian sifat kimia, kegunaan sifat kimia serta contoh atau jenis sifat kimia.

Sifat Kimia Adalah

Sifat Kimia

Kita sebagai manusia hidup dikelilingi oleh berbagai materi setiap hari, apapun yang kita gunakan dan berhubungan dengan kita merupakan bentuk dari materi. Materi dapat didefinisikan sebagai sesuatu yang menempati ruang tertentu dan tersusun atas partikel kecil yang disebut dengan atom dan setiap materi pasti memiliki volume dan massa.

Berbagai jenis materi dapat dibedakan dengan berbagai parameter, salah satunya yaitu berdasarkan sifatnya. Berdasarkan sifatnya, materi dibedakan dengan mengacu pada sesuatu yang dimiliki oleh materi tersebut. Sifat-sifat materi ini pada umumnya juga dibedakan menjadi dua, yaitu sifat kimia dan sifat fisik.

Sifat fisik suatu materi dapat diamati tanpa mengubah komposisi dari suatu materi, sama halnya seperti perubahan fisik yang dapat terjadi tanpa perubahan komposisi atau struktur dari suatu materi. Sifat ini digunakan untuk mengamati dan menggambarkan suatu materi dengan berbagai parameter.

Sifat kimia dari materi dapat menggambarkan potensinya atau kemungkinan yang akan terjadi ketika materi tersebut mengalami perubahan atau reaksi kimia berdasarkan struktur dan komposisinya. Untuk mendefinisikan sifat kimia dari materi maka diperlukan suatu perubahan kimia untuk melihat pengaruhnya ketika terjadi perubahan tersebut.

Sebagai contohnya, hidrogen dapat menyala dan meledak pada kondisi tertentu yang merupakan perubahan kimia. Contoh lain yaitu seng yang bercampur dengan asam klorida dapat saling bereaksi dan menghasilkan gas hidrogen, itu juga merupakan salah satu perubahan kimia.

Berdasarkan perubahan kimia tersebut, maka kita dapat mendefinisikan bagaimana sifat kimia dari materi tersebut.

Pengertian Sifat Kimia

Sifat kimia adalah karakteristik atau perilaku suatu zat yang dapat diamati ketika zat tersebut mengalami perubahan secara kimia. Sifat kimia dapat terlihat selama terjadinya reaksi kimia karena susunan atom dalam sampel akan berubah dan dapat diselidiki.

Hal ini berbeda dengan sifat fisik yang merupakan karakteristik yang dapat diamati dan diukur tanpa mengubah struktur kimia dari sampel. Supaya sifat kimia dapat diamati dan diukur diharuskan terjadi perubahan kimia tertentu.

Perubahan satu jenis materi menjadi bentuk lain yang berbeda atau ketidakmampuan suatu materi untuk berubah merupakan suatu sifat kimia yang dimiliki oleh materi itu. Contoh dari parameter sifat kimia yaitu seperti sifat ketahanan bakar, toksisitas, keasaman, reaktivitas, panas pembakaran, dan lain-lain.

Perubahan kimia selalu menghasilkan satu atau lebih jenis zat yang berbeda dari zat yang ada sebelumnya. Sebagai contoh pembentukan karat pada besi adalah suatu perubahan kimia karena karat terbentuk oleh reaksi dari besi, oksigen dan air yang menghasilkan zat yang berbeda (karat).

Berdasarkan perubahan tersebut maka besi dikatakan memiliki sifat mudah berkarat jika terkena oksigen dan air. Semua zat yang memiliki sifat kimia yang berbeda dapat mengalami perubahan kimia sesuai dengan karakteristiknya masing-masing.

Kegunaan Sifat Kimia dan Fungsinya

Para ahli kimia telah memanfaatkan adanya sifat kimia untuk memprediksi bagaimana partisipasi sampel atau zat tersebut dalam suatu reaksi kimia. Sifat kimia juga dapat digunakan untuk mengklasifikasikan senyawa dan menemukan aplikasi untuk senyawa tersebut sehingga lebih bermanfaat.

Memahami sifat kimia suatu zat dapat membantu dalam proses pemurnian, pemisahan, dan identifikasi sampel yang tidak diketahui. Berikut ini beberapa kegunaan dari mengetahui sifat kimia suatu bahan :

  • Mengklasifikasikan zat tersebut
  • Mengidentifikasi suatu sampel yang tidak diketahui
  • Untuk memurnikan suatu zat dari pengotornya
  • Memisahkan suatu zat dari zat lain
  • Untuk memprediksi perilaku dari zat tersebut
  • Untuk mengetahui bagaimana penggunaan dan perlakuan terhadap zat tersebut

Jenis dan Contoh Sifat Kimia

Sangat banyak sifat-sifat kimia yang dapat diketahui dan diamati dari suatu materi. Berikut ini merupakan beberapa contoh sifat kimia yang sering digunakan sebagai parameter oleh para ahli kimia, antara lain;

Toksisitas

Toksisitas adalah salah satu contoh dari sifat kimia. Toksisitas sendiri merupakan ukuran seberapa bahaya zat kimia tersebut bagi kesehatan manusia atau untuk lingkungan. Anda tidak dapat mengetahui seberapa beracun zat dengan hanya melihatnya saja karena beberapa zat akan menimbulkan efek toksik atau racun yang tinggi hanya pada kondisi tertentu.

Oleh karena itu untuk mengetahui sifat toksisitas suatu bahan biasanya dilakukan percobaan terlebih dahulu terhadap suatu sistem. Dalam bahan kimia, pada umumnya sifat toksisitas ini sudah terlampir sehingga kita dapat mengetahui cara perlakuan terhadap zat tersebut untuk mencegah efek racunnya.

Ketahanan Bakar

Ketahanan bakar adalah ukuran sebarapa suatu bahan dapat tahan terhadap api sebelum bahan tersebut terbakar atau dengan kata lain seberapa baik bahan tersebut mempertahankan diri dari reaksi pembakaran.

Sifat ketahanan bakar ini sangat diperlukan karena terkadang para ahli menggunakan definisi bahan kimia untuk mengalami kontak dengan api sehingga jika bahan itu tidak tahan bakar maka dapat menyala dan menimbulkan bahaya. Bahkan terdapat bahan kimia yang harus disimpan dalam suhu rendah karena pada suhu ruangan dapat terbakar.

Stabilitas Kimia

Stabilitas kimia atau stabilitas termodinamika terkait dengan reaktivitas suatu zat, atau stabilitas berbanding terbalik dengan reaktivitas. Ketika stabilitas bahan kimia itu tinggi, maka zat kimia tersebut tidak mudah bereaksi atau reaktivitasnya rendah.

Artinya yaitu bahan kimia tersebut dapat mempertahankan kondisinya dengan baik terhadap lingkungannya. Ini merupakan sifat materi yang ditentukan oleh kondisi spesifiknya sehingga tidak dapat diamati tanpa melakukan eksperimen.

Kemampuan Oksidasi

Suatu bahan dapat mengalami oksidasi dengan mengikat oksigen, kehilangan hidrogen ataupun dengan kehilangan elektronnya. Ketika hal itu terjadi, maka dikatakan zat tersebut mengalami reaksi oksidasi dengan terjadinya arti perubahan kimia di dalamnya.

Kelarutan

Kelarutan merupakan kemampuan suatu zat untuk terdistribusi atau larut dalam suatu jenis pelarut. Pada umumnya pelarut yang dimaksud secara luas yaitu air yang merupakan pelarut polar. Namun ada juga jenis kelarutan yang secara spesifik menyebutkan jenis pelarutnya misalnya kelarutan dalam pelarut eter dan lain sebagainya.

Kelarutan ini berguna ketika kita akan mereaksikan suatu zat dan membutuhkan jenis pelarut yang mampu mengurai zat tersebut. Pada umumnya, kelarutan suatu zat ini sesuai jenis kepolarannya yaitu suatu zat yang bersifat polar akan mudah larut dalam pelarut polar dan sebaliknya zat yang bersifat non-polar akan mudah larut dalam pelarut non-polar.

Panas Pembakaran

Reaksi pembakaran yang melibatkan oksigen akan melepaskan energi sebagai suatu panas. Panas yang dilepas dari hasil reaksi pembakaran tersebut dikenal dengan panas pembakaran. Ketika suatu zat mengalami reaksi pembakaran dengan oksigen, bahan yang memiliki panas pembakaran berbeda menentukan seberapa energi yang dilepaskan dari pembakaran tersebut.

Masih sangat banyak contoh dan jenis dari sifat kimia itu sendiri. Pada umumnya, sifat kimia didasarkan pada kebutuhan dimana bahan tersebut akan digunakan sehingga hanya dicantumkan sifat yang diperlukan saja. Dengan mengetahui sifat kimia, maka kita dapat mengetahui perilaku dan karakteristik suatu zat sehingga kita bisa memprediksi gejala apa yang akan terjadi ketika kita memperlakukan zat tersebut.

Demikian artikel tentang pengertian sifat kimia, kegunaan sifat kimia serta contoh atau jenis sifat-sifat kimia. Semoga artikel ini bermanfaat, trimakasih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *