Contoh Limbah Rumah Tangga
Contoh Limbah Rumah Tangga

Contoh Limbah Rumah Tangga Yang Mudah Ditemukan

Diposting pada

Contoh Limbah Rumah Tangga

Limbah yang dihasilkan pada rumah tangga kerapkali di jumpai dalam kehidupan sehari-hari. Dimana bentuk utama limbah rumah tangga ini dihasilkan dari barang bekas atau sisa. Umumnya untuk penggelongan limbah rumah tanggal sendiri ada yang mudah untuk di uraikan (organik) adapula yang susah untuk terurai (anorganik).

Akan tetapi yang pasti, limbah rumah tangga yang dihasilkan meningkat drastis setiap tahun. Sejalan dengan peningkatan jumlah penduduk.

Limbah Rumah Tangga

Limbah rumah tangga hakekatnya sebagian besar dihasilkan dari endapan limbah organik yang umumnya akan dilakukan penanganan dengan ditimbun dan dibakar, akan tetapi banyak pula dipergunakan di tanah sebagai pupuk.

Pupuk yang dihasilkan dari limbah rumah tangga ini kemudian dapat digunakan sebagai penyubur dalam pertanian atau sebagai bantuan dalam mereklamasi lahan yang rusak akibat penambangan, penggundulan hutan, dan penggunaan pupuk anorganik yang berlebihan. Hal ini juga dapat diterapkan pada tanah semata-mata sebagai alat pembuangan, tanpa tujuan memperbaiki tanah.

Contoh Limbah Rumah Tangga

Adapun untuk contoh limbah yang dihasilkan pada rumah tangga. Antara lain;

  1. Makanan

Makanan sisa bisa dikatakan salah satu jenis limbah yang dihasilkan dari kebutuhan rumah tangga. Dimana makanan ini menjadi kebutuhan pokok, akan tetapi terkadang ketika kuantitasnya berlebihan akan menyebabkan sisa.

Penanganan paling umum dilakukan oleh masyarakat bisanya diberikan pada hewan ternak seperti Ayam, Bebek, Entok, dan ain sebagainya.

  1. Sayur-Sayuran

Salah satu contoh limbah organik yang dihasilkan dari kebutuhan rumah tangga adalah sisa sayur-sayuran. Dimana bekas sayur ini biasanya dibuang begitu saja dalam lubang sampah yang kemudian diterurkan dalam TPA (Tempat Pembuangan Akhir).

  1. Bekas Sabun dan Ditergen

Sabun dan ditergen adalah salah satu contoh limbah B3 yang dihasilkan dari kebutuhan rumah tangga. Pembuangan sabun dan ditergen ini tentusaja sangat berbahaya bagi humus yang ada di dalam tanah. Oleh karena itulah diperlukan pembuangan akhir, dengan membagun comberen agar semuanya bisa terurai dengan dengan jangka waktu yang lama.

  1. Plastik

Plastik merupakan salah satu contoh limbah anorganik yang dihasilkan dari kebutuhan rumah tangga. Plastik menjadi limbah rumah tangga yang sulit terurai lantaran teksturnya sangat tidak lazim mengalami pembusukan secara langsung.

Barang-barang plastik yang dihasilkan dari rumah tangga ini misalnya saja pembungkus micin, garam, bahkan bumbu masakan.

  1. Botol

Botal-botol bekas biasanya juga dihasilkan dari limbah rumah tangga. Dimana botol-botol bekas ini menjadi salah satu contoh limbah padat. Kegiatan yang menghasilkan botol bekas misalnya saja seperti saat membeli kecap, saos, zat makanan, dan lain sebagainya.

  1. Pecahan Barang Rumah Tangga

Pecahan barang rumah tangga juga menjadi salah satu benda yang terbuat dari kaca. Sisa pecahan ini tidak bisa langsung mudah terurai bahkan ketika dibuang langsung bisa membahayakan orang lain, lantaran mampu menyebabkan luka.

Cara Mengatasi Limbah Rumah Tangga

Metode untuk mengelola limbah rumah tangga dengan cara yang ramah lingkungan. Ialah dengan memisahkan limbah padat, limbah berbahaya, dan tangki penyimpanan bawah tanah yang menampung produk minyak bumi dan bahan kimia tertentu.

Hal ini lantaran sebagian besar limbah rumah tangga dibuang dari rumah melalui pengumpulan sampah masyarakat dan kemudian dibawa ke tempat pembuangan sampah. Sampah di tempat pembuangan sampah terkubur, tetapi masih bisa menghasilkan bau yang berbahaya.

Selain itu, air hujan dapat merembes melalui lokasi TPA dan mengeluarkan polutan dari tempat pembuangan sampah. Keadaan ini kemudian dibawa ke badan air terdekat. Polutan juga dapat mencemari air tanah, yang selanjutnya menyebabkan pencemaran air minum.

Untuk mengatasi masalah ini, sanitasi di tempat pembuangan akhir dikembangkan. Tanah liat atau lapisan plastik ditempatkan di tanah sebelum sampah terkubur. Ini membantu mencegah air merembes keluar dari TPA dan ke lingkungan sekitarnya.

Kesimpulan

Dari penjelasan yang dikemukakan, dapatlah dikatakan bahwa limbah yang dihasilkan dari bekas kepeluan rumah tangga biasanya berasal dari bahan organik yang mudah terurai. Seperti makanan, kebun, dan potongan rumput. Hni juga dapat mencakup bahan hewani dan tumbuhan dan karbon yang dapat terurai seperti kertas, karton dan kayu.

Akan tetapi disisi lainnya. Beberapa bentuk limbah rumah tangga yang sulit terurai (anorganik) juga dihasilkan seperti pecahan kaca, plastik, dan lain sebagainya.

Nah, itulah tadi artikel yang bisa kami kemukakan pada segenap pembaca berkenaan dengan berbagai contoh limbah yang dihasilkan dari rumah tangga. Semoga memberikan wawasan serta pengetahuan bagi kalian yang sedang membutuhkannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *