Fungsi Filtrasi
Fungsi Filtrasi

Manfaat Filtrasi dalam Kehidupan Sehari-Hari

Diposting pada

Fungsi Filtrasi

Filtrasi bisa dikatakan sebagai serangkaian proses penyaringan yang dilakukan dalam upaya memisahkan antara jenis zat kimia berbahaya dan tidak berbahaya sehingga aman untuk di konsumsi. Langkah ini bisanya dilakukan dalam menghilangkan butiran halus zat padat tersuspensi dari liquid.

Disisi lain, proses penyaringan ini juga memiliki banyak manfaat untuk diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Salah satunya jikalau dilakukan dalam arti air mampu untuk pencemaran.

Filtrasi

Filtrasi adalah upaya pemisahan berbagai campuran yang terdapat dalam padatan dan cairan dengan langkahnya melui medium penyaring, sehingga nantinya dapat memberikan keberfungsian terhadap bahan yang dipergunakan agar lebih maksimal.

Proses dalam pemisahan campuran ini sendiri banyak ditemukan dalam berbagai kajian kimia industri. Misalnya saja dalam produksi kain katun. Dimana proses filtrasi sering terhambat oleh adanya endapan halus, berlendir, atau oleh pembentukan kristal di celah kain, dari larutan panas. Sehingga setiap upaya untuk mempercepat penyaringan, dengan menggores atau mengaduk endapan pada kain, akan selalu menyebabkan filtrat menjadi keruh.

Manfaat Filtrasi

Adapun untuk fungsi adanya filtrasi, antara lain;

  1. Dapat Meminimalisir Pencemaran Lingkungan

Pencemaran terhadap lingkungan akhir-akhir menjadi salah satu bahakan yang cukup krusial, alasannya karena mengancam kehidupan manusia. Sehingga fungsi filtrasi ini sendiri dapat mengurangi, salah satunya jikalau menggunakan jenis filtrasi panas untuk pemisahan senyawa kristal yang mengandung kotoran.

Cara penyaringan ini dilakukan adalah dengan melebur senyawa kristalin, menghilangkan kotoran karena zat tersebut masih dalam bentuk cair, dan akhirnya merekristalisasi kembali zat yang sekarang murni. Seringkali, direkomendasikan bahwa peralatan yang digunakan dalam filtrasi ini dipanaskan sehingga zat yang disaring tidak mengkristal dalam corong dan menghalangi aliran.

  1. Mampu Menghilangkan Bau

Proses menghilangkan bau tidak sedap bisa dilakukan dengan model penyaringan. Salah satunya dengan mempergunakan filtrasi multilayer yang dapat merujuk ke beberapa lapisan dari bahan yang berbeda, termasuk pasir, kerikil, atau arang, di mana lapisan yang berbeda mengandung ukuran partikel yang berbeda dari bahan tersebut yang mampu menghilangkan bau.

Dalam jenis filtrasi ini juga terdapat campuran partikel padat cair dan tidak larut dituangkan di atas lapisan, dan partikel padat ditangkap di seluruh, menghasilkan cairan yang disaring.

  1. Merubah Warna Air Keruh Menjadi Bersih

Manfaat lainnya dari proses filtrasi ialah mampu mengubah air yang keruh sehingga dapat dipergukan. Metode ini bisa mempergunakan filtrasi gravitasi.

Di filtrasi gravitasi ini campuran dituangkan dari titik yang lebih tinggi ke yang lebih rendah. Biasanya dilakukan melalui penyaringan sederhana, menggunakan kertas saring dalam corong kaca, di mana partikel padat yang tidak larut ditangkap oleh kertas saring dan cairan mengalir melalui tarikan gravitasi.

Tergantung pada volume bahan yang tersedia, penyaringan dapat dilakukan dengan menggunakan kerucut saringan, saringan bergalur, atau pipet saringan dapat digunakan.

Contoh Filtrasi

Sedangkan untuk berbagai contoh metode filtrasi dalam industri. Misalnya saja;

  1. Pemisahan kristal garam dari cairan
    induknya
  2. Proses pembuatan kertas di pabrik
  3. Metode pemurnian air minum yang dilakukan oleh berbagai produk

Nah, itulah saja artikel yang bisa kami uraikan pada semua pembaca berkenaan dengan fungsi filtrasi dan contohnya dalam kehidupan sehari-hari. Semoga memberikan edukasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *