Manfaat Kimia dalam Bidang Biologi
Kegunaan Kimia dalam Bidang Biologi

Kegunaan Kimia dalam Bidang Biologi

Diposting pada

Manfaat Kimia dalam Bidang Biologi

Barangkali jika saat ini anda baru mempelajari kimia, pasti akan ada pertanyaan tentang seberapa pentingnya penerapan ilmu kimia dalam kehidupan sehari hari, khususnya pada bidang biologi. Yang mana kedua disiplin ini saling keterkaitan lantaran berada dalam satu jalur sains (ilmu pengetahuan alam).

Disisi lainnya, kimia itu sendiri memiliki keterkaitan erat dengan sifat dan perubahan dari setiap zat yang ada di alam. Dari bagaimana tubuh yang menangkap ikatan hidrogen dari alam, proses fontosistesis pada tumbuhan, dan lain sebagainya.

Kimia dalam Biologi

Kimia memanglah sangat dekat dengan serangkaiat alat laboratorium, eksperimen, dan bekerja dengan banyak peralatan kimia. Namun disisi lainnya, ternyata kimia tidak selalu demikian. Kita sendiri dapat melihat kimia tidak hanya di laboratorium, namun di sekeliling kita dengan sangat mudah. Sangat banyak arti reaksi kimia yang terjadi di sekitar manusia dan berlangsung dengan cepat.

Reaksi yang terjadi dalam kimia seperti itulah senantiasa dilakukan kajian secara mendalam pada bidang studi biologi yang umumnya membahas terkait dengan tubuh manusia, tumbuhan, dan hewan.

Manfaat Kimia dalam Bidang Biologi

Adapun untuk beberapa manfaat ilmu kimia dalam bidang biologi beserta dengan contohnya. Misalnya saja sebagai berikut;

  1. Mempelajari Tubuh Manusia

Tubuh manusia adalah contoh manfaat ilmu kimia dalam bidang biologi yang dapat kita lihat dengan sangat mudah. Dimana karbon dan sifat oksigen merupakan dua atom yang paling banyak dan penting dalam menyusun tubuh manusia.

Namun di dalam tubuh manusia juga terdapat beberapa atom lain seperti hidrogen, sifat nitrogen, fosfor, kalsium, kalium, sulfur, magnesium, besi, dan lain lain. Setiap atom dalam tubuh tersebut memiliki perannya masing masing dan tentunya jika tubuh kekurangan zat tersebut maka akan mengalami masalah.

Contohnya

Misalnya saja dalam hal ini adalah atom besi dimana tubuh kita juga mengandung besi. Kita dapat menemukan besi dalam darah karena besi memiliki peran dalam produksi darah dalam tubuh kita. Tubuh juga menggunakan besi dalam molekul hemoglobin dalam sel darah dimana akan berperan dalam sistem pembawa oksigen pada pernapasan manusia.

Dalam tubuh manusia, emosi yang diatur oleh otak juga disebabkan karena adanya reaksi kimia. Seperti yang telah disinggung sebelumnya bahwa proses kita menangis, marah, tertawa dan emosi lainnya diatur oleh proses kimia. Suatu zat kimia yang disebut dengan neurotransmitter akan dilepaskan oleh otak sehingga kita akan merasakan emosi-emosi tersebut.

  1. Proses Fotositesis

Makhluk hidup lain seperti tumbuhan pun bergantung dengan adanya karakteristik reaksi kimia. Salah satu proses kimia dalam tumbuhan yang telah kita pelajari sejak kita sekolah dasar adalah fotosintesis. Fotosintesis merupakan proses yang dilakukan oleh tumbuhan berdaun hijau dalam memproduksi makanan.

Dalam prosesnya, fotosintesis terjadi dalam dua tahap reaksi yakni reaksi gelap dan reaksi terang. Reaksi terang itu sendiri adalah tahap dalam fotosintesis yang menggunakan sinar matahari sebagai inisiator reaksi. Dalam reaksi terang terjadi reaksi dengan bahan air melalui adanya sinar matahari sehingga menghasilkan oksigen yang dilepas ke alam dan juga sejumlah energi tertentu.

Energi ini akan digunakan dalam melakukan reaksi gelap yang merupakan proses fotosintesis yang terjadi tanpa melibatkan penggunaan sinar matahari. Proses reaksi gelap ini melibatkan penangkapan CO2 dari udara untuk diubah menjadi gula melalui proses siklus tertentu.

Disisi lainnya, kita mungkin tidak dapat melihat bagaimana proses fotosintesis itu berlangsung namun kita dapat merasakan karena proses fotosintesis menghasilkan oksigen yang dilepaskan bebas ke alam.

Oleh karena itu kita harus menjaga kelestarian tanaman karena perannya mampu mengurangi karbon dioksida di atmosfer dan menjadi penyedia oksigen bagi bumi. Tentu tidak hanya fotosintesis saja proses kimia yang terjadi pada biologi. Proses lain seperti bagaimana daun mengering dan bagaimana tumbuhan menyerap nutrisi di tanah juga merupakan proses kimia.

Nah, demikinalah artikel yang bisa kami uraikan pada segenap pembaca berkenaan dengan manfaat kimia pada bidang biologi beserta contoh penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Semoga memberikan wawasan bagi kalian yang sedang membutuhkannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *