Manfaat Kimia dalam Industri
Manfaat Kimia dalam Industri

Kegunaan Kimia dalam Bidang Industri dan Contohnya

Diposting pada

Manfaat Kimia dalam Industri

Penerapan ilmu kimia memiliki keberfungsian yang sangat besar dalam keseharian makhluk hidup. Dimana kimia dan reaksi kimia tidak hanya dibatasi dalam penggunaan alat laboratorium, namun juga di dunia dan di sekeliling kita, termasuk dalam bidang industri.

Bahkan industri sendiri menjadi salah satu fokus kajian yang terpisah secara mandiri, yang kesemuanya memiliki manfaat dalam proses mempermudah kehidupan manusia.

Kimia dalam Industri

Penerapan kimia dalam bidang industri terbagi dalam subsistem yang terkait satu sama lain. Misalnya saja industri tekstil, kesehatan, sampai pada industri manufaktur. Kesemua itu dibahasa secara lengkap dalam kimia industri.

Sehingga pada intinya kimia industri adalah mempelajari penerapan dunia industri dalam mempergunakan bahan-bahan kimia sehingga aman untuk dipergunakan.

Manfaat Kimia dalam Bidang Industri

Adapun untuk contoh penggunaan dan pemanfaatan ilmu kimia dalam bidang industri, misalnya saja;

  1. Pengelolaan Produk

Setiap kita membersihkan diri atau mandi pasti kita menggunakan bahan pembersih badan seperti halnya yang lazim dipergunakan adalah;

  1. Pasta gigi

Pasta gigi yang kita gunakan untuk membersihkan gigi dan bagian mulut merupakan salah satu penerapan kimia dalam bidang industri. Hal ini karena pasta gigi dapat menjaga gigi tetap bersih, putih, kuat, dan bebas dari bakteri.

Kondisi seperti ini disebabkan karena kandungan yang ada dalam pasta gigi yakni fluorida yang mampu melakukan fungsi tersebut. Selain itu, saat ini juga banyak dikembangkan pasta gigi herbal yang memanfaatkan zat dengan sifat seperti antibakteri yang ada dalam tanaman tertentu.

  1. Sabun

Sabun juga tersusun atas bahan kimia yang memiliki sifat sebagai emulgator. Sifat tersebut adalah kemampuan sabun untuk mengikat senyawa yang bersifat polar dan juga senyawa yang bersifat non polar. Secara struktur, sabun memiliki dua sisi aktif yakni sisi polar dan sisi non polar yang terdiri dari rantai hidrokarbon panjang.

Prinsip kerja sabun yang menjadi penggunaan kimia industri tekstil yaitu dengan mengikat kotoran yang ada di tubuh dalam bentuk minyak atau disebut sebagai senyawa non polar. Kemudian ketika kita membilasnya dengan air, maka sabun memiliki sisi polar yang juga dapat mengikat air sehingga kotoran akan terbilas bersama dengan air. Hal yang sama juga terjadi pada deterjen yang kita gunakan untuk membersihkan pakaian.

Sehingga, dapat dikatakan bahwa semua produk hasil industri tersebut merupakan produk yang tersusun atas jenis zat kimia dan dapat bekerja sesuai fungsinya atas dasar reaksi kimia.

  1. Penyedap Masakan dan Minuman

Semua makanan dan minuman yang ada di meja makan kita memiliki rasa yang enak dan mampu memenuhi kebutuhan nutrisi kita karena adanya kimia didalamnya. Jika anda sering memasak roti ataupun kue pastinya tidak asing dengan penggunaan ragi dan baking powder.

Ragi merupakan suatu mikroorganisme yang mampu menginisiasi reaksi untuk mengkonversi gula dalam roti menjadi gas karbondioksida. Fungsi ragi maupun baking powder adalah sebagai pengembang dalam pembuatan roti. Dengan adanya sifat karbondioksida dalam adonan roti maka akan menyebabkan roti menjadi mengembang dan empuk ketika kita konsumsi nantinya.

Selain dalam pembuatan roti, setiap makanan yang kita makan pasti memiliki rasa tersendiri dan unik. Sebagai contoh asam glutamat adalah perasa makanan yang digunakan untuk membuat makanan terasa lebih enak. Asam glutamat ini akan bekerja dengan menciptakan rangsangan pada neurotransmitter dalam lidah kita.

Setiap kita makan dan minum tentu saja kita juga menginginkan nutrisi dalam makanan dan minuman tersebut. Nutrisi itu adalah zat yang dibutuhkan oleh tubuh kita untuk tujuan tertentu. Sebagai contoh adalah kita mengkonsumsi jeruk untuk memenuhi kebutuhan vitamin C pada tubuh kita.

Tentu kita tahu manfaat dari vitamin C seperti salah satunya adalah meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Vitamin C itu sendiri adalah suatu senyawa kimia dengan nama asam askorbat yang terdapat dalam jumlah banyak pada buah seperti jeruk. Maka dari itu kita dapat memenuhi kebutuhan vitamin C melalui konsumsi buah jeruk.

  1. Industri Migas

Manfaat kimia dalam bidang industri untuk contoh barang migas, misalnya saja penyesuaian terhadap bensin yang merupakan bahan bakar dari kendaraan bermotor yang setiap hari kita gunakan.

Dalam proses pembakarannya itulah merupakan salah satu contoh reaksi kimia pembakaran yang terjadi dalam mesin kendaraan. Bensin yang menjadi bagian industri sebagai suatu hidrokarbon akan bereaksi dengan sifat oksigen untuk menghasilkan panas.

Nah, itulah tadi rangkaian artikel yang bisa kami kemukakan pada semua pembaca berkaitan dengan manfaat kimia yang ada di dalam bidang industri beserta dengan contoh pengunaannya untuk keseharian. Semoga mampu memberi wawasan bagi kalian yang membutuhkannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *