Limbah Non-Domestik
Limbah Komersial

Pengertian Limbah Non-Domestik, Ciri, dan Contohnya

Diposting pada

Limbah Non-Domestik

Kehidupan masyarakat modern pada dasarnya sangat berkontribusi signifikan terhadap peningkatan jumlah limbah non domestik. Banyak sedikitnya jumlah limbah non domestik yang dihasilkan oleh rumah tangga dapat bervariasi tergantung pada faktor-faktor seperti pendapatan dan gaya hidup, yang berpengaruh terhadap konsumsi produk yang digunakan.

Contoh limbah non-domestik ini misalnya sisa-sisa makanan maupun bentuk limbah anorganik lainnya, dengan syarat harus bersifat komersial.

Limbah Non-Domestik

Limbah non domestik dikenal pula dengan limbah komersial yang tentusaja identik dengan jenis limbah selain sampah rumah tangga yang biasanya dihasilkan sebagai hasil dari operasi organisasi nirlaba atau menjalankan bisnis, termasuk pemotongan rumput, dan taman dari pemeliharaan normal tempat bisnis perkantoran, dan lain sebagainya.

Pengertian Limbah Non Domestik

Limbah non domestik adalah limbah domestik yang dihasilkan dari usaha bisnis perkantoran atau perseorangan dengan catatan mendapatkan keuntungan. Sehingga arti ini bisa sepadan dengan usaha-usaha yang dihasilkan oleh karena itulah setiap unit usaha harus mempertimbangan faktor lingkungan, termasuk pengelolaanya.

Pengertian Limbah Non Domestik Menurut Para Ahli

Adapun definisi limbah domestik menurut para ahli, antara lain sebagai berikut;

  1. Oxfordshire County Council, limbah non-domestik adalah bahan yang dibuat dari konstruksi, pembongkaran, perubahan, atau perbaikan rumah atau taman. Misalnya, wastafel, bak mandi, unit dapur, radiator keramik, panel pagar, kantong tanah atau puing-puing, dan lain-lain.

Ciri Limbah Non Domestik

Karakteristik yang ada dalam limbah non domestik. Antara lain sebagai berikut;

  1. Limbah domestik memiliki ciri diaambil dari lokasi domestik di bawah pengaturan komersial (Misalnya limbah dikumpulkan dalam wadah atau tempat tertentu yang disediakan oleh operator komersial)
  2. Limbah ini dihasilkan di lokasi domestik sebagai hasil dari pengaturan komersial (misalnya limbah yang dihasilkan oleh seorang pembangun yang dibayar untuk melakukan renovasi atau pemotongan rumput komersial atau kontraktor perkebunan).

Contoh Limbah Non-Domestik

Sedangkan untuk contoh limbah non-domestik yang bisa kita lihat dalam kehidupan sehari-hari. Antara lain;

Berbahaya yang diterima pengumpulannya

Antara lain:

  1. Bahan kimia atau pestisida, seperti pembunuh gulma atau pembunuh serangga;
  2. Produk bahan pembersih dan bahan kimia dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya seperti pembersih toilet, pembersih saluran atau pemutih
  3. Bahan kimia reaktif air atau udara, seperti logam natrium/kalium dan karbida
  4. Produk otomotif, seperti minyak rem / kopling, bensin atau solar
  5. Item yang mengandung Merkuri dan lain-lain

Berbahaya yang tidak diterima pengumpulannya

Antara lain:

  1. Limbah klinis
  2. Bahan peledak
  3. Asbes berserat
  4. Stok film yang mudah terbakar (selulosa asetat)
  5. Kembang api atau suar kapal pesiar
  6. Silinder gas helium
  7. Limbah radioaktif (termasuk level rendah)

Penghasil Limbah Non-Domestik dalam Kehidupan Sehari-Hari

Limbah non-domestik bisanya dihasilkan sebagai hasil dari melakukan salah satu aktivitas berikut:

  1. Proses manufaktur dan industri
  2. Pertambangan
  3. Perdagangan grosir atau eceran
  4. Penyortiran, pemulihan sumber daya, pemrosesan ulang, dan operasi daur ulang
  5. Kegiatan yang dilakukan di tempat domestik di bawah pengaturan komersial
  6. Layanan akomodasi
  7. Layanan perhotelan, termasuk katering
  8. Industri primer, termasuk pertanian, kehutanan dan perikanan
  9. Pelayanan kesehatan hewan
  10. Layanan kesehatan, termasuk mengoperasikan panti jompo
  11. Layanan pendidikan
  12. Kegiatan yang dilakukan oleh badan amal
  13. Kegiatan yang dilakukan oleh gereja
  14. Mengorganisir konser dan acara hiburan lainnya
  15. Kegiatan usaha lainnya, termasuk pelayanan administrasi
Kesimpulan

Dari penjelasan yang dikemukakan dapatlah dikatakan bahwa kategori limbah non-domestik atau organisasi non-rumah tangga biasanya dihasilkan dari serangkaian kegiatan bisnis, amal, sekolah, dan pertanian, yang kesemuanya dapat meminta pengumpulan limbah berbahaya. Pengumpulan dan pembuangan limbah akan dikenakan biaya untuk layanan ini.

Yang pasti untuk perbedaan limbah domestik tidak ada kegiatannya dalam bentuk uang hanya keperluan pribadi sedangkan limbah non-domestik lebih pada sifatnya yang komersil.

Demikinalah artikel yang bisa kami kemukakan pada semua pembaca berkenaan dengan pengertian limbah non-domestik menurut para ahli, ciri, dan contohnya yang ada di masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Semoga memberi edukasi bagi semua kalangan yang membutuhkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *